• Home
  • About
  • Contact
    • Mail
  • She Talks Football
  • Untuk Nadhira
Powered by Blogger.
facebook twitter instagram

encyclopedhira

Seminggu itu, anak-anak kelas sibuk merencanakan masa depan—demi tugas Pak Away bernama peta hidup.

Amal sedang sibuk menulis sesuatu di kertas peta hidupnya, ketika beberapa anak perempuan—juga Arfan, kumat isengnya.

Tyas pertama memulai.

"Mal, siniin dong peta hidup lu!"

Tak lama Tyas menulis sesuatu di kertas peta hidup Amal. First baby, umur 17 tahun. Get married (first wife) umur 18 tahun.

"Astaghfirullah Amal MBA." ujar Arfan.

Aku pun tak kalah iseng. Di kolom umur 26, kutulis: Nikah lagi sama sahabat istri pertama.

Arfan juga mulai ikut-ikutan. Ditulislah: Nikah yang ketiga kalinya di umur 30an.

"Gantian dong!" cegah Amal.

Ia menulis: Punya channel Youtube sendiri.

Tyas menulis lagi, di kolom setahun setelahnya: Diblokir Youtube. Dan di kolom setelahnya lagi: Diblokir Google.

Begitulah seterusnya. Bahkan Arfan menulis: Punya istri di setiap pulau di Indonesia di kolom umur 40an. Dan di penghujung umur Amal, aku menulis: 99 selingkuhan di langit Nusantara.

Gara-gara Amal dan banyak istrinya, aku jadi suka mengisengi anak laki-laki dengan bertanya, "Mau punya istri berapa?"

Kala itu aku bertanya ke Muflih. "Pleh, mau punya istri berapa?"

Seperti biasa, Muflih tidak bergeming. Yang menyahut malah Dhana. "Sekarang gua yang tanya Dhir. Lu mau punya suami berapa?"

Aku yang sedang nemplok di pintu kelas pun diam.

Vara menyahut, "2 aja cukup ya Dhir, jangan banyak-banyak."

Tiba-tiba, seseorang menyeletuk.

"Boro-boro dua, satu aja belum tentu dapet."

Ahmad Sirojul Millah.

Sontak, anak-anak perempuan protes.

"Astaghfirullah Amil, jahat banget!"

"Emang ya si Amil cowok yang paling sering bikin Nadhira nangis."

"Parah lu Mil, si dia aja gak pernah bikin Nadhira nangis."

"Sabar Dhir, emang minta dipites si Amil."
Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Suatu malam, Axiora akhwat sedang berkumpul di kelas SKI, lantai 1 RKB bersama wali asrama tercinta, Bu Evi.

Bu Evi bercerita ketika beliau sakit yang menyebabkan hampir 2 minggu beliau tidak berada di IC.

"Waktu itu Ibu masuk angin. Lumayan lah, ada Safe Care, jadi panas badannya, agak enakan."

Icha menyeletuk.

"Ah, Safe Care mah kurang panas, panasan Acafella."

#ifyouknowwhatshemeans
Share
Tweet
Pin
Share
No comments
(Baca postingan sebelum ini biar mengerti jalan ceritanya, ya. :v)

Salah satu anak Acafella terlalu rajin. Gara-gara pelajaran kimia itu, dia menuliskan reaksi tersebut di kertas.

Saat ulangan bahasa Arab, kertas itu tergeletak di belakang. Lantas, Pak Zein mengambilnya dan menaruhnya di meja.

Seusai ulangan, Pak Zein bertanya, "Ini apa maksudnya?" sambil mengacungkan kertas berwarna biru tersebut.

Icha, yang selalu duduk di depan menjawab, "Oh, itu Pak, natrium sama seng gak bisa bereaksi, karena natriumnya terlalu reaktif."

"Jadi, si N ini sama seng tidak bereaksi?" tanya Pak Zein lagi.

Seketika kelas terdiam.

Icha menyadari sesuatu.

"Oh, kalau Bu Novi sama Pak Zein mah bisa, Pak."
Share
Tweet
Pin
Share
No comments
DISCLAIMER: Beberapa unsur tidak kusebutkan lambangnya, cari sendiri ya. :p

Pak Deni menyalin satu soal dari lembaran latihan ke papan tulis.


Beliau bertanya, "Apa hasil dari reaksi tersebut?"

Sontak, anak-anak menjawab, "CuCl2 dan gas H2 Pak!"

Pak Deni menggeleng. "Bukan itu jawabannya."

Pak Deni berjalan menuju papan tulis, lalu menambahkan sesuatu pada reaksi tersebut.



"Cu dan HCl tidak bereaksi!"

Salah satu dari kami bertanya, "Lho, kenapa Pak?"

"Lihat LKS kalian, di bawah tabel 2. Disitu ada deret kereaktifan. Semakin ke kiri, semakin reaktif. Lihat, Cu berada di sebelah kanan H. Artinya HCl tidak bisa diganggu gugat," terang Pak Deni.

Icha, yang saat itu duduk di sampingku berbisik, "Eh Dhir, kalau bla bla bla bla bla bisa gak ya?"

Aku terkekeh. "Tanyain aja Cha."

Icha mengacungkan tangannya.

"Iya, ada apa Sabrina?" tukas Pak Deni.

"Pak, kalau seng bereaksi sama natrium bisa gak, Pak?"

"Apa? Seng dan natrium klorida?"

Kali ini, seisi kelas yang menjawab. "Iya, Pak!"

Pak Deni menuliskan reaksi tersebut di papan tulis, kemudian bertanya, "Ada yang tahu apa jawabannya?"

Seketika kelas hening.

Pak Deni mengambil spidol, menaruhnya di tulisan persamaan reaksi seng dan natrium klorida tersebut, dan dengan getakan cepat membuat coretan di anak panah persamaan reaksi tersebut.

"Seng dan natrium klorida tidak dapat bereaksi!" jelasnya.

"HA!" satu kelas bersorak bersamaan.

Icha masih penasaran. "Kenapa, Pak?"

"Lihat lagi dong di tabel 2 kalian, natrium di sebelah mananya seng?"

"Kiri, Pak!"

"Nah, artinya natrium lebih reaktif daripada seng, makanya gak bisa bereaksi."

"Tuh Dhir, denger Dhir. Elu gabisa bereaksi Dhir."

Aku hanya bisa tersenyum.
Share
Tweet
Pin
Share
No comments
1 Ramadhan dari waktu ke waktu


1 Ramadhan 1435 H. (2014): Hari pertama masuk asrama

1 Ramadhan 1436 H. (2015): 2 hari sebelum pulang ke rumah tercinta

1 Ramadhan 1437 H. (2016): Besoknya ulangan kimia


.-.
Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Hi.

I'm facing the final exam now.

But tomorrow's exam is computer, so we don't need to study hard (??)

And CSA is open only for 11th grade to do their KIR project.

Well, I'm here. In the middle of CSA, opening my blog.

Don't worry, My KIR is insyaallah finished.

Whoa. Miss you so much, encyclopedhira. ^_^

OH MY GOD I JUST READ THE NEWEST EPISODE OF MY PRE WEDDING WEBTOON!!! GEEZ I GET BAPER OH GOSH!

Suddenly thinking about marriage. Duh, still long time to go. In my life map I chose 25/26 as the age of my marriage. Halah, Dhir. Fisika aja dulu.
UYEAH. I AM -NO- WE ARE DONE WITH SECOND GRADE'S BIOLOGY. I GOT HUSNUL KHOTIMAH SCORE AT THE END OF DAILY EXAM, IN THE REPRODUCTIVE SYSTEM CHAPTER.

Huaaaaaaaaaa! Still a week to go until the end of the final exam.
Pray for us, ya! ><

REMINDER:
THE HOLY MONTH RAMADHAN IS COMING IN SIX DAYS!

CAN'T WAIT TO MEET!
Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Newer Posts
Older Posts

About me

About Me

Nadhira KA, 21. An architecture student who loves photography and proudly be as a Gooner.

Follow Us

  • twitter
  • instagram
  • behance

Categories

  • Nadhira dan Cinta Pertama
  • karena kita; Axiora
  • kehidupan ITB
  • kepingan kenangan

Blog Archive

  • ►  2023 (1)
    • ►  November 2023 (1)
  • ►  2020 (3)
    • ►  August 2020 (1)
    • ►  May 2020 (1)
    • ►  April 2020 (1)
  • ►  2019 (5)
    • ►  June 2019 (4)
    • ►  May 2019 (1)
  • ►  2018 (5)
    • ►  December 2018 (1)
    • ►  November 2018 (1)
    • ►  June 2018 (2)
    • ►  May 2018 (1)
  • ►  2017 (45)
    • ►  December 2017 (3)
    • ►  November 2017 (1)
    • ►  October 2017 (2)
    • ►  September 2017 (3)
    • ►  August 2017 (1)
    • ►  July 2017 (15)
    • ►  June 2017 (5)
    • ►  May 2017 (14)
    • ►  February 2017 (1)
  • ▼  2016 (39)
    • ►  December 2016 (1)
    • ►  November 2016 (3)
    • ►  September 2016 (3)
    • ►  August 2016 (3)
    • ►  July 2016 (6)
    • ▼  June 2016 (6)
      • Demam Peta Hidup
      • Edisi Wali Asrama
      • Kimia di Bahasa Arab
      • Kimia; Filosofi Kehidupan
      • 1 Ramadhan
      • In The Middle of UAS
    • ►  May 2016 (4)
    • ►  April 2016 (7)
    • ►  March 2016 (2)
    • ►  February 2016 (3)
    • ►  January 2016 (1)
  • ►  2015 (46)
    • ►  December 2015 (8)
    • ►  November 2015 (2)
    • ►  September 2015 (4)
    • ►  August 2015 (6)
    • ►  July 2015 (3)
    • ►  June 2015 (4)
    • ►  May 2015 (1)
    • ►  April 2015 (3)
    • ►  March 2015 (5)
    • ►  February 2015 (8)
    • ►  January 2015 (2)
  • ►  2014 (24)
    • ►  December 2014 (7)
    • ►  November 2014 (4)
    • ►  October 2014 (12)
    • ►  September 2014 (1)

Facebook

ThemeXpose